Wednesday, 13 February 2019

Malam ini ada yang berbeda

Hari ini semua terasa sama
Tidak ada perubahan signifikan
Hanya rutinitas yang secara otomatis terlaksana
Seakan-akan semua telah terprogram secara beraturan

Seketika malam ini ada yang berbeda
Namamu tampil di layar notifikasi
Tanda sebuah pesan yang menanti untuk dibaca

“Besok pagi, bila mungkin. Kau bisa?”
Aku sedikit terkejut membaca pesan itu
Tak menyangka bahwa saat itu tiba
Hari dimana kau kembali lagi dan kita mungkin dapat bertemu
Suatu momentum yang telah kunantikan sejak lama
Sejak pertemuan terakhir kita 642 hari yang lalu

Mataku tak dapat terpejam
Sungguh bahagia rasanya
Hingga malam begitu cepat berlalu
Aku tak bisa diam
Memori di masa lalu terputar tanpa ku paksa
Bahkan suara tawa mu terus terdengar seperti lagu
Cepatlah pergi wahai malam
Aku ingin esok segera tiba
Aku ingin sekali bertemu denganmu

Senin, 18 September 2017          07:40 PM
Bekasi.

Saturday, 7 April 2018

Tawa Rahasia Seputar Indonesia


Ku sebut itu tawa rahasia
Setiap saat kita tertawa bersama
Terbahak-bahak karena suatu lelucon lucu
Yang mana hanya kita yang tahu

Aku ingat selalu waktu itu
Kita duduk di sudut perpustakaan
Kita saling berbisik, bercerita, seakan-akan kita agen rahasia
Kita menahan tawa yang bergejolak ingin tumpah
Kita abaikan orang-orang yang bertanya di sekitar kita

Kau bilang padaku,
Biarkan saja mereka bertanya-tanya
“Ini seputar Indonesia
Jangan sampai Malaysia, Singapura dan Thailand tahu”
Lalu kau tertawa dan aku juga

Filosofi yang aneh dan gila menurutku
Tapi aku menyukainya
Sama seperti negara yang menjaga rahasianya
Kita juga menjaga cerita kita
Kisah yang saling kita bisikkan itu rahasia kita; “Seputar Indonesia”
Percayalah, Malaysia, Singapura dan Thailand takkan pernah tahu.



Kamis, 5 Mei 2016       12:04 AM
Jakarta.

Wednesday, 8 March 2017

teruntuk kalian, wahai teman.

selama sepuluh menit
berdiam dan mengernyit
diantara orang-orang yang menjerit
tidak sekalipun terlintas memori bersama kalian yang sweet

hanya keisengan dan kejahilan
canda dan tawa kalian
yang tinggal menjadi kenangan

sekarang kalian sudah di Jerman
menyelesaikan apa yang sudah diperjuangkan
merealisasikan impian
akan masa depan yang penuh harapan

maaf teman,
tidak ada satupun yang dapat kuberikan
sebagai hadiah tanda perpisahan
hanya untaian kata yang ku susun
di Commuter Line
yang dapat ku sampaikan
serta untaian doa terbaik untuk kalian
yang akan selalu ku ucapkan.

Rabu, 11 Januari 2017         09:34 AM
Jakarta.